Postingan

Refleksi kontribusi

Depok, 14 Oktober 2015 3 Muharram 1437 H Bismillahirrohmanirrahim.. Angin berhembus bersama hujan yang turun ke bumi, di bumi yang sepi ini terkadang diri merasa lelah, bukan terkadang namun sering. Bukanlah sesuatu yang asing bahwa iman akan naik dan turun secara fluktuatif bagai nilai tukar rupiah, tapi itu hanya perumpamaan. Ada saatnya diri ini futur, merasa telah berbuat sesuatu padahal belum, merasa lelah padahal belum berbuat apa-apa, merasa kecewa padahal belum memberi apa-apa. Ketika kontribusi berharap pamrih maka yang ada bukanlah kebahagiaan, namun yang ada hanya kekecewaan dan perasaan-perasaan buruk lainnya, karena pada dasarnya kita bukan sedang berkontribusi memberi, namun sedang meminta-minta dibalik topeng kontrbusi. Sempat terjerat dan berada dalam keadaan futur bukanlah suatu kesalahan jika darinya kita dapat memperbaiki diri. Karena memang pada dasarnya begitulah sifat manusia, ya manusiawi. Ingin rasanya berlari dari semua ini namun lagi-lagi aku ...

Cerita LO MTQMN14 #part1

Depok, 25 Agustus 2015 Assalamu'alaikum sobat, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Terakhir menulis mungkin sekitar dua minggu yang lalu. Alhamdulillah ini udah di Depok lagi setelah selama 10 hari kemarin ikut berpartisipasi di acara Mari Mengajar 4, yaitu salah satu proker Pengmas Forkoma UI Banten. okey tapi kali ini saya bukan mau menulis tentang MM4 kemarin, tapi nanti setelah postingan tentang MTQMN14 rampung saya Insya Allah bakal posting tentang MM4 juga.   Okey sobat seperti janji saya sebelumnya kalo saya pengen banget berbagi tentang pengalaman menjadi LO MTQMN14 kemarin tanggal 1-8 Agustus 2015 dimana UI menjadi tuan rumahnya. Sebelumnya sekilas saya mau mebahas dulu nih tentang MTQMN nya, nah jadi MTQMN adalah singkatan dari Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa Nasional. Nah dilihat dari namanya tentu udah ketebak lah yah siapa pesertanya, ya iyalah siapa lagi kalau bukan mahasiswa-mahasiswa muslim terbaik perwakilan universitas-universitas yan...

Pelajaran Nikmat Hari Ini :)

Rangkasbitung, 11 Agustus 2015 Assalamu'alaikum wr.wb ashabatii fillah, udah lama nih saya libur menulis blog, ya biasa lah selain karena lagi padat acara penyakit malesnya lagi kumat. Oke, tapi kali ini saya udah ga tahan lagi pengen liat post tulisan terbaru di laman blog saya. Okee.. Hampir satu bulan kali yah saya menghilang tanpa karya, wkwk, sebenernya banyak banget yang pengen saya tulis setiap harinya, tapi nyatanya belum juga istiqomah menulis, doakan saya yah sobat semoga bisa istiqomah belajar untuk menulis biar bisa menebarkan pengalaman yang mungkin ada sedikit pelajaran yang bisa diambil sama sobat semua. Sobat, awalnya di buku agenda saya hari ini saya bakal menulis tentang perhelatan MTQMN14 kemaren dan suka dukanya serta semua hal yang berkaitan dengan LO dan pokok nya cerita tentang serunya MTQMN14 dari awal sampe akhir deh. Tapi, rasanya saya mau skip dulu deh, hehe, ada satu pengalaman yang lebih fresh nih mumpung lagi inget dan tenang aja masih berhubu...

Baitii Jannatii :)

Pagi ini terasa begitu dingin, rasanya tak ingin bangkit dari tempat tidur, tapi rupanya perutku sedang tidak bersahabat ditambah lagi nyamuk-nyamuk yang sedang mencari seisap darah sungguh banyak di rumah. Bahagia memang bukan diukur oleh berapa banyak harta benda yang kita punya, jika kebahagiaan diukur dengan harta mengapa banyak orang-orang kaya di luar sana malah merasa tersiksa dan tidak bahagia. Bahagia ketika bisa merasakan keluarga yang hangat dan masih lengkap, keluarga yang selalu mendukung dan berbagi canda tawa. Hmmm rasanya sudah lama tidak tertawa bersama teman-teman seperti dulu. Aku selalu mempunyai cita-cita kelak ingin memiliki keluarga dengan rumah yang seperti surga yang penuh ketenangan (baitii jannatii). dari Rangkasbitung,  salam, Rastafawa.

“Menuju Titik Temu Penyatuan Awal Ramadhan dan Hari Raya

[Notulensi Diskusi Publik] “ Kalender Hijriah Universal: Mewujudkan Kebersamaan Umat” Selasa, 30 Juni 2015, 08.00-11.45 WIB Balai Sidang Djokosoetono FH UI    Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, M.Sc. (Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, Kepala LAPAN, Anggota Tim Hisab Rukyat Kementrian Agama RI). tdjamaluddin.wordpress.com Apa perbedaan Hisab dan Rukyat? 1.         Hisab Dari hisab memunculkan kalender, bulan depan, tahun depan, bisa diketahui. Kalender hijriah didasarkan pada perputaran bulan. Salah satu aplikasi astronomi yang sudah ada yaitu Sterarium yang bisa didownload. Perkembangan Pemikiran Hisab : 1.       Hisab Urfi Kalender pertama menggunakan kriteria paling sederhana, yaitu umur bulan dibuat berselang-seling 30 dan 29 hari, yang dikenal sebagai kriteria hisab urfi (periodik). Muharram 30 hari, Shafar 29, Rabbiul Awal 30, Rabbiul Akhir 29, dan seterusnya. 2.    ...

Lebak, sebuah harapan dan tanggung jawab :)

Gambar
Depok, 28 Juni 2015/11 Ramadhan 1436 H Assalamu'alaikum sahabat.. Hmmm kalo diliat dari judulnya kok serius dan berat juga yaa.. Yaps, disini sekarang saya mau bahas nih kondisi pendidikan di Lebak secara asumsi, ingat loh yah ini belum berdasarkan data yang akurat namun bisa dipertanggungjawabkan berdasarkan pengalaman pribadi kita sebagai warga Lebak yang pastinya lebih merasakan menjadi bagian objek observasi. Eits, maybe someone think why I used "we/kita" ? oke karena engga kaya tulisan-tulisan sebelumnya yang murni dari pribadi saya, sekarang saya akan mengangkat pendapat dari dua sahabat saya yang lain, yaitu Winda Nazirah Sulistia (ITB) dan Siti Nafilah (UNTIRTA), kita semua anak Lebak asli looh dan satu SMP yaitu di SMP Negeri 2 Rangkasbitung. Sebenernya masih ada dua orang lagi sahabat kita yang tergabung dalam suatu perkumpulan diskusi 5 menara (terinspirasi dari Ahmad Fuadi, penulis trilogi 5 Menara) yaitu Siti Mursilah (IPB) dan Vindy Indriani (ex.UDAYA...

Pelajaran setiap kejadian

Depok, 25 Juni 2015/ 8 Ramadhan 1436 H Assalamu'alaikum sahabat.. dua hari kemarin absen menulis di blog nih karena bawaan kalo di rumah itu maunya enak-enakan dan males-malesan, ah entahlah gini nih kalo anak rantau sejak SMA kalo lagi pulang ke rumah pasti serasa gak mau kalo waktu di rumah itu digunakan buat rutinitas-rutinitas yang sama kaya di perantauan. Alhamdulillah sekarang aku udah di Depok lagi. selama dua hari ini sebenarnya banyak hal yang pengen aku tulis disini, tapi aku bingung karena banyak dan harus mulai dari mana. karena mood menulisnya takut keburu hilang maka aku mau menceritakan dua hari kemarin secara singkat aja. oh iya sebenernya yang mau aku ceritain cuma kejadian-kejadian hari kemarin, karena kalo dua hari yang lalu aku rasa biasa aja di rumah gabut dan aku udah lupa lagi karena it something usual. oke kemarin setelah sekitar lima hari empat malam berlibur dan berleha-leha di rumah akhirnya seperti yang telah aku jadwalkan sebelumnya aku pun h...